Bacaan Akhir Pekan: Paralel Penjarahan Agustus 2025 dan Mei 1998Rekomendasi dari Project Multatuli Pada bulan Agustus 2025, Affan Kurniawan ditindas kendaraan polisi. Dua hari kemudian, terjadi penjarahan yang menyasar rumah beberapa politisi anggota DPR dan eks-menteri keuangan Sri Mulyani. Polisi yang melindas Affan tidak ditangkap. Orang yang menjadi provokator penjarahan --termasuk mereka yang menggunakan ajakan rasial-- juga tidak diminta pertanggungjawaban. Malahan, polisi menangkap ratusan aktivis dan anak muda yang mengkritik pemerintah di media sosial. Redaktur Project Multatuli Mawa Kresna dan jurnalis Aqwam Fiazmi Hanifan membuat analisis soal penjarahan bulan Agustus tersebut, termasuk kejanggalan dan paralel dengan apa yang terjadi pada Mei 1998. Tim Project Multatuli mengumpulkan video dari medsos dan CCTV warga, serta mewawancarai belasan orang, lalu menganalisisnya. "Hasutan penjarahan sejumlah rumah pejabat sudah tersebar sejak 29 Agustus di media sosial. Tidak ada pencegahan, semua berjalan lancar, polisi mendadak menghilang seperti yang terjadi pada 1998," tulis pembuka laporan berjudul "Memori 1998 Dalam Penjarahan Agustus: Hilangnya Polisi dan Misteri Mercy Merah dari Solo."
Analisis ini membutuhkan waktu pengerjaan berbulan-bulan sebelum akhirnya terbit. Project Multatuli mengedepankan prinsip jurnalisme telaten (slow journalism), yang mengedepankan proses verifikasi dan data yang mendalam ketimbang kecepatan. Pada masa di mana produksi informasi sangat cepat --terlepas dari benar salahnya, kerja-kerja jurnalistik seakan menjadi barang mewah. Jika kamu merasa gerakan jurnalisme publik seperti ini penting, tolong dukung kami dengan menjadi Kawan M. |
Project M adalah gerakan jurnalisme publik yang melayani yang dipinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan. Langganan nawala kami untuk mendapatkan rekomendasi bacaan berbasis jurnalisme telaten. Dukung kami dengan menjadi Kawan M mulai dari Rp30 ribu per bulan.
Bacaan Akhir Pekan: Bernapas menghirup plastik dan upaya menjinakkan 'anjing penjaga' Rekomendasi dari Devina Heriyanto Pekan ini Project Multatuli menerbitkan dua tulisan dari redaktur kami, Ronna Nirmala dan Viriya Singgih. Tubuh manusia menjadi tempat pembuangan akhir bagi mikroplastik. (Project M/Jelita Rembulan) Bernapas Menghirup Plastik: Ketika Warga Kota Tak Punya Pilihan Selain Ikut Menelan Polusi Oleh Ronna Nirmala | Kolaborator Earth Journalism Network (EJN) Para peneliti di dunia...
#DeadPressSociety: Masihkah ada kebebasan pers di Indonesia? Sebagai gambaran represi pers hari-hari ini, yang dituturkan narasumber kami: ada pejabat pemerintah yang rutin mengontak petinggi redaksi atau bos perusahaan media untuk protes soal pemberitaan, minta berita diturunkan, bahkan mengancam kelangsungan bisnis perusahaan. (Project M/Aan K. Riyadi) Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia sekaligus lima tahun berdirinya Project Multatuli, kami ingin mengabarkan soal...
Selamat Hari Buruh untuk Semua Pejuang Rupiah Rekomendasi dari Devina Heriyanto Kelas Pekerja Ibu Kota Pergi Gelap Pulang Gelap, Menghadapi Pelecehan di Perjalanan demi Uang Lemburan Cerita Foto oleh Edy Susanto | Pertama terbit 14 April 2023 Fotografer Edy Susanto merekam perjalanan Zahra Nabila Zulkifli (21), seorang pelaju dan pengguna KRL dari Bogor yang berangkat subuh untuk bisa sampai ke tempat kerjanya di Jakarta. Sebagai kelas pekerja yang mesti membiayai keluarganya juga, Zahra...