Selamat Hari Buruh untuk Semua Pejuang RupiahRekomendasi dari Devina Heriyanto Kelas Pekerja Ibu Kota Pergi Gelap Pulang Gelap, Menghadapi Pelecehan di Perjalanan demi Uang LemburanCerita Foto oleh Edy Susanto | Pertama terbit 14 April 2023 Fotografer Edy Susanto merekam perjalanan Zahra Nabila Zulkifli (21), seorang pelaju dan pengguna KRL dari Bogor yang berangkat subuh untuk bisa sampai ke tempat kerjanya di Jakarta. Sebagai kelas pekerja yang mesti membiayai keluarganya juga, Zahra sering lembur untuk mendapatkan uang tambahan. Kisah Zahra bukan hal baru, tapi karena itulah cerita foto ini jadi penting. Ini adalah realitas yang harus dialami banyak orang setiap hari tapi dianggap remeh oleh pembuat kebijakan yang sudah nyaman dalam kekuasaan. [Baca selengkapnya] Janji Manis AI, Derita Pekerja: Beban Bertambah dan Kehilangan MaknaOleh Antonia Timmerman dan Rio Tuasikal | Pertama terbit 25 September 2025 Gunakan AI. Otomatisasikanlah apapun yang bisa diautomasi dari pekerjaanmu, niscaya kau akan punya lebih banyak waktu untuk melakukan apa yang benar-benar penting, apa yang benar-benar kau suka! Inilah janji surga perusahaan-perusahaan pengembang kecerdasan buatan seperti OpenAI, Google, Meta, Amazon, dan Grok. Iming-iming itu disambut hangat oleh pemerintah dan pengusaha di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Namun, benarkah pekerja telah jadi lebih bebas, lebih kreatif, dan lebih leluasa dalam waktunya setelah mengadopsi kecerdasan buatan? Apa dampaknya bagi makna kerja kita? [Baca selengkapnya] Menagih Mandat Daycare yang Terjangkau Setelah Pengesahan UU KIAIde dan Esai oleh Nabiyla Izzati dan Cantyo Dannisworo | Pertama terbit 10 Desember 2024 UU Kesejahteraan Ibu dan Anak memandatkan akses daycare yang mudah dan murah. Mewujudkannya butuh proses panjang, tapi ia harus dimulai sekarang. Dukungan terhadap ibu dan anak akan berdampak positif pada partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan mengurangi ketimpangan upah. [Baca selengkapnya] Bagai Sebuah Mimpi Mustahil: Negara Punya PR Melindungi PRT, Lita Anggraini MengerjakannyaOleh Permata Adinda | Pertama terbit 25 November 2022 Profil dan cerita perjuangan Lita Anggraini, pendiri Jaringan Nasional Advokasi (JALA) PRT, dalam mengadvokasi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) yang akhirnya disahkan menjadi undang-undang oleh DPR pada bulan April ini. Kemenangan ini merupakan hasil dari perjuangan dan solidaritas selama 22 tahun. [Baca selengkapnya] Generasi Cemas Bali: Terhimpit Industri Pariwisata, Berjibaku Mencari Sumber Hidup BaruOleh Geril Dwira | Pertama terbit 14 Agustus 2025 Anak muda Bali berada di ujung antara lapangan pariwisata yang menjanjikan dan realitas penuh ketidakpastian: upah rendah, kerja kontrak yang rapuh, serta kemampuan berdaya ekonomi yang lemah. [Baca selengkapnya] Liputan ini adalah bagian dari serial #GenerasiCemas yang menyoroti realitas di balik slogan “Bonus Demografi” yang sering jadi bahan fafifu dari pemerintah. Meski populasi usia produktif tinggi, tapi pemerintah tidak memberi keamanan kerja (job security) sehingga pekerja rentan di-PHK, diupah rendah, dan berada dalam kondisi prekariat sepanjang hidupnya. Pertumbuhan lapangan kerja yang mandek, juga deindustrialisasi prematur, telah menyebabkan surplus pekerja informal yang ngos-ngosan untuk sekadar bertahan hidup. Kamu bisa membaca liputan lainnya lewat tautan ini #GenerasiCemas. 66 Ribu untuk Kader Kesehatan, Triliunan untuk MBG: Ketimpangan di balik Program StuntingIde dan Esai oleh Muhammad Arief Virgy | Pertama terbit 16 April 2026 Ada kader kesehatan posyandu yang hanya diberi insentif Rp200 ribu per bulan, ada juga yang Rp66 ribu per bulan, dan ada yang sama sekali tidak dibayar. Angka ini kontradiktif dengan nilai MBG yang fantastis. Padahal keduanya sama-sama berupaya menurunkan angka stunting. [Baca selengkapnya] |
Project M adalah gerakan jurnalisme publik yang melayani yang dipinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan. Langganan nawala kami untuk mendapatkan rekomendasi bacaan berbasis jurnalisme telaten. Dukung kami dengan menjadi Kawan M mulai dari Rp30 ribu per bulan.
#DeadPressSociety: Masihkah ada kebebasan pers di Indonesia? Sebagai gambaran represi pers hari-hari ini, yang dituturkan narasumber kami: ada pejabat pemerintah yang rutin mengontak petinggi redaksi atau bos perusahaan media untuk protes soal pemberitaan, minta berita diturunkan, bahkan mengancam kelangsungan bisnis perusahaan. (Project M/Aan K. Riyadi) Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia sekaligus lima tahun berdirinya Project Multatuli, kami ingin mengabarkan soal...
Memperkenalkan ‘Jendela Perempuan’ dari Project Multatuli Rekomendasi dari Margareth Ratih, Manajer Jendela Perempuan Ilustrasi: Hirah Sanada Jendela Perempuan adalah upaya untuk meningkatkan “keterlihatan dan keterdengaran” mereka yang paling diabaikan di industri media melalui koleksi kisah digital yang bisa membuka wawasan kita tentang karya dan kerja perawatan mereka: perempuan adat dan perempuan yang dipinggirkan. Mereka adalah perempuan-perempuan yang menjaga alam dan budaya, garda...
Restorasi Ekosistem Riau: Klaim Konservasi untuk Kepentingan Konglomerasi Pelaku Deforestasi Rekomendasi dari Project Multatuli Sejumlah rumah terlihat di dalam kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kementerian Kehutanan mengupayakan pengelolaan RER bisa menjadi model panutan karena melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan peran aktif masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. ANTARA FOTO/FB Anggoro/ss/nz/13. Dalam beberapa tahun...