profile

Project Multatuli

Project M adalah gerakan jurnalisme publik yang melayani yang dipinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan. Langganan nawala kami untuk mendapatkan rekomendasi bacaan berbasis jurnalisme telaten. Dukung kami dengan menjadi Kawan M mulai dari Rp30 ribu per bulan.

Featured Post

Bacaan Akhir Pekan: Bernapas menghirup plastik dan upaya menjinakkan 'anjing penjaga'

Bacaan Akhir Pekan: Bernapas menghirup plastik dan upaya menjinakkan 'anjing penjaga' Rekomendasi dari Devina Heriyanto Pekan ini Project Multatuli menerbitkan dua tulisan dari redaktur kami, Ronna Nirmala dan Viriya Singgih. Tubuh manusia menjadi tempat pembuangan akhir bagi mikroplastik. (Project M/Jelita Rembulan) Bernapas Menghirup Plastik: Ketika Warga Kota Tak Punya Pilihan Selain Ikut Menelan Polusi Oleh Ronna Nirmala | Kolaborator Earth Journalism Network (EJN) Para peneliti di dunia...

#DeadPressSociety: Masihkah ada kebebasan pers di Indonesia? Sebagai gambaran represi pers hari-hari ini, yang dituturkan narasumber kami: ada pejabat pemerintah yang rutin mengontak petinggi redaksi atau bos perusahaan media untuk protes soal pemberitaan, minta berita diturunkan, bahkan mengancam kelangsungan bisnis perusahaan. (Project M/Aan K. Riyadi) Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia sekaligus lima tahun berdirinya Project Multatuli, kami ingin mengabarkan soal...

Selamat Hari Buruh untuk Semua Pejuang Rupiah Rekomendasi dari Devina Heriyanto Kelas Pekerja Ibu Kota Pergi Gelap Pulang Gelap, Menghadapi Pelecehan di Perjalanan demi Uang Lemburan Cerita Foto oleh Edy Susanto | Pertama terbit 14 April 2023 Fotografer Edy Susanto merekam perjalanan Zahra Nabila Zulkifli (21), seorang pelaju dan pengguna KRL dari Bogor yang berangkat subuh untuk bisa sampai ke tempat kerjanya di Jakarta. Sebagai kelas pekerja yang mesti membiayai keluarganya juga, Zahra...

Memperkenalkan ‘Jendela Perempuan’ dari Project Multatuli Rekomendasi dari Margareth Ratih, Manajer Jendela Perempuan Ilustrasi: Hirah Sanada Jendela Perempuan adalah upaya untuk meningkatkan “keterlihatan dan keterdengaran” mereka yang paling diabaikan di industri media melalui koleksi kisah digital yang bisa membuka wawasan kita tentang karya dan kerja perawatan mereka: perempuan adat dan perempuan yang dipinggirkan. Mereka adalah perempuan-perempuan yang menjaga alam dan budaya, garda...

Restorasi Ekosistem Riau: Klaim Konservasi untuk Kepentingan Konglomerasi Pelaku Deforestasi Rekomendasi dari Project Multatuli Sejumlah rumah terlihat di dalam kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kementerian Kehutanan mengupayakan pengelolaan RER bisa menjadi model panutan karena melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan peran aktif masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. ANTARA FOTO/FB Anggoro/ss/nz/13. Dalam beberapa tahun...

Semakin Ditekan, Semakin Melawan: Gen Z Diberangus Rezim Prabowo Rekomendasi dari Devina Heriyanto Ilustrasi perburuan dan pembungkaman massal setelah demonstrasi Agustus-September 2025. (Project M/Erriz Dwi) Perburuan dan pembungkaman massal pasca-demonstrasi Agustus-September 2025 membuat 703 orang menjadi tahanan politik di seluruh Indonesia. Permata Adinda menulis analisis profil tahanan politik berdasarkan data yang diterbitkan Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi (GMLK) per 14 Februari...

Masalah Perburuhan di Indonesia: Standard Kesehatan Diskriminatif, Pekerjaan Rentan Masalah, Risiko Tanggung Sendiri Rekomendasi dari Devina Heriyanto Tiga reportase terbaru dari Project Multatuli membahas soal peliknya isu perburuhan di Indonesia. Bukan hanya kesulitan mencari pekerjaan yang layak seperti yang dialami oleh anak muda #GenerasiCemas, permasalahannya juga mencakup standard kesehatan yang menutup akses bagi banyak orang, tidak adanya perlindungan dari beban kerja yang...

Bacaan Akhir Pekan: Jurnalisme Murah, Hidup dan Demokrasi yang Mahal Rekomendasi dari Devina Heriyanto Dua dunia kerja dijalani bersamaan oleh Deasy, jurnalis di Jawa Timur, karena profesi utama sebagai jurnalis tidak bisa membiayai hidupnya. (Project M/Muni Moon) Siapa yang masih mau jadi jurnalis? Apa untungnya? Tahun lalu, dalam sebuah acara jurnalisme, saya dan beberapa anggota tim Project Multatuli mengobrol dengan dosen-dosen dari berbagai universitas. Salah satu topik yang dibahas...

Ketika Debu Merah Mengepung Desa Hakatutobu Rekomendasi dari Devina Heriyanto Sedimen lumpur pekat di bawah rumah-rumah kampung nelayan Hakatutobu, yang dulunya perairan pesisir yang tenang, jadi tambatan perahu. (Project M/Alfian Putra Abdi) “Desa Hakatutobu terletak di pesisir pantai dengan pemandangan laut yang indah dan dikelilingi oleh kawasan tambang yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.” Begitu yang tertulis dalam situs resmi Desa Hakatutobu, Kec. Pomalaa, Kab. Kolaka,...

Bacaan Akhir Pekan: Paralel Penjarahan Agustus 2025 dan Mei 1998 Rekomendasi dari Project Multatuli Hasutan penjarahan sejak 29 Agustus 2025 muncul bersamaan dengan hilangnya polisi pasca kematian Affan Kurniawan. (Project M/Aan K. Riyadi) Pada bulan Agustus 2025, Affan Kurniawan ditindas kendaraan polisi. Dua hari kemudian, terjadi penjarahan yang menyasar rumah beberapa politisi anggota DPR dan eks-menteri keuangan Sri Mulyani. Polisi yang melindas Affan tidak ditangkap. Orang yang menjadi...